Pastikan Jagung Petani Siap Panen : Bhabinkamtibmas Polres Sikka Kawal Program Ketahanan Pangan.

Pastikan Jagung Petani Siap Panen : Bhabinkamtibmas Polres Sikka Kawal Program Ketahanan Pangan.

Tribratanewssikka.com - Maumere, 2 April 2025 – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Bhabinkamtibmas Polres Sikka aktif melakukan patroli dan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung yang dikelola oleh kelompok tani di wilayahnya. 

Pada hari ini, Selasa (1/4), dua anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek Nelle dan Polsek Nita melaksanakan kegiatan monitoring lahan pertanian jagung di Desa Nelle Barat dan Desa Takaplager.

 

Bhabinkamtibmas Desa Nelle Barat, Bripka Istanto Luther, melakukan pemantauan terhadap lahan pertanian milik kelompok tani Rantai Baja yang berlokasi di Dusun Natarlorong, RT 010/RW 005, Desa Nelle Barat. Lahan seluas 6.536 m² ini ditanami jagung varietas hibrida BISI-2.

 

Sejauh ini, perkembangan jagung menunjukkan hasil yang baik dengan usia tanaman mencapai 70 Hari Setelah Tanam (HST). Jagung mulai berbunga dan beberapa sudah mulai berbuah. Panen diperkirakan akan dilakukan pada 5-6 Mei 2025. Adapun pupuk yang digunakan adalah NPK sebanyak 150 kg dan UREA sebanyak 150 kg, sementara herbisida yang diaplikasikan berupa Calaris dan Siklon untuk mengendalikan gulma.

 

"Kami hadir untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan dengan baik. Keberhasilan pertanian sangat bergantung pada perawatan yang optimal, dan kami siap membantu serta memberikan pendampingan kepada para petani," ujar Bripka Istanto Luther.

 

Sementara itu, di Kecamatan Nita, Bhabinkamtibmas Desa Takaplager, Bripka Marsel S.D. Saburi, turut melakukan pemantauan terhadap kelompok tani Dodor Hoor yang mengelola lahan jagung seluas 5.000 m² dari total 11.588 m² yang terdaftar dalam sertifikat.

 

Tanaman jagung di lokasi ini juga merupakan varietas BISI-2 dan telah berumur 70 HST. Pemupukan lanjutan menggunakan UREA telah dilakukan pada 13-14 Februari 2025, sementara pemupukan ulang dengan NPK serta penyemprotan pestisida jenis Danke dijadwalkan pada 7-8 Maret 2025. Saat ini, jagung sudah mulai berbunga dan berbulir, menandakan pertumbuhan yang optimal.

 

Kelompok tani di Desa Takaplager masih menggunakan metode manual dalam perawatan tanaman, seperti mencabut gulma secara langsung tanpa penggunaan herbisida. "Kami selalu mendorong petani untuk menerapkan teknik budidaya yang baik dan melakukan pemantauan berkala agar hasil panen maksimal," kata Bripka Marsel S.D. Saburi.

 

Kegiatan yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Polres Sikka dalam menjaga ketahanan pangan di wilayahnya. Dengan pendampingan yang intensif, diharapkan petani dapat lebih terbantu dalam proses bercocok tanam dan meningkatkan produktivitas hasil panen.

 

Situasi selama kegiatan pemantauan berlangsung aman dan kondusif. Ke depan, Polres Sikka akan terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga. ( Cm²4 )

 

#Swasembadapangan #Ketahananpangan #Polrimendukungketahananpangan #Polisicintapetani #Sikka #Ntt