“Pesona Sikka Menarik Dunia: 230 Wisatawan Mancanegara Tiba dengan M.V. Le Soléal, Polres Pastikan Kunjungan Aman dan Kondusif”.

Kedatangan kapal pesiar asing M.V. Le Soleal berbendera Prancis di Pelabuhan Laurens Say Maumere pada Minggu, 21 Juni 2026 berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan serta pengawalan penuh dari Polres Sikka bersama instansi terkait. Sebanyak 230 wisatawan mancanegara yang turun dari kapal mengikuti rangkaian wisata budaya di Kabupaten Sikka dengan mengunjungi Sanggar Doka Tawa Tanah di Kecamatan Bola dan Sanggar Bliran Sina Watublapi di Kecamatan Hewokloang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Alor.

“Pesona Sikka Menarik Dunia: 230 Wisatawan Mancanegara Tiba dengan M.V. Le Soléal, Polres Pastikan Kunjungan Aman dan Kondusif”.
M.V. Le Soléal Merapat di Maumere, 230 Wisatawan Mancanegara

Tribratanewssikka.com – Maumere, 22 Juni 2026 — Aktivitas kunjungan wisatawan mancanegara melalui jalur pelayaran internasional kembali berlangsung di Kabupaten Sikka dengan sandarnya Kapal Pesiar Asing M.V. Le Soleal berbendera Prancis di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Minggu (21/6/2026).

Kapal yang tiba sekitar pukul 07.00 Wita tersebut membawa ratusan wisatawan mancanegara dalam rangka kunjungan wisata budaya di Kabupaten Sikka setelah sebelumnya berlayar dari Riung, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Setibanya di pelabuhan, seluruh wisatawan mancanegara dan awak kapal terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian oleh Petugas Imigrasi Kelas II TPI Maumere. Kegiatan pemeriksaan turut didampingi Petugas Syahbandar Maumere, Petugas PT Pelni Maumere, serta Petugas Kesehatan guna memastikan seluruh prosedur administrasi dan kesehatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Setelah proses pemeriksaan selesai, pada pukul 07.40 Wita sebanyak 230 wisatawan mancanegara yang tercatat dalam data manifest diarahkan menuju kendaraan bus yang telah disiapkan panitia. Seluruh rombongan kemudian mendapat pengawalan langsung dari Satlantas Polres Sikka menuju lokasi kegiatan wisata budaya yang telah ditentukan.

 

Pada pukul 08.00 Wita, rombongan pertama yang terdiri dari 11 unit bus dengan jumlah 101 wisatawan mancanegara diberangkatkan menuju Sanggar Budaya Doka Tawa Tanah di Dokar, Dusun Wojong, Desa Umauta, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka. Rombongan tersebut dipandu oleh perwakilan PT Redestin Tour Maumere, Maria Romana bersama rekan-rekannya.

 

Selanjutnya pada pukul 08.20 Wita, rombongan kedua yang terdiri dari 9 unit bus dengan jumlah 129 wisatawan mancanegara menuju Sanggar Bliran Sina di Dusun Watublapi, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka. Rombongan ini dipandu oleh perwakilan PT Redestin Tour Maumere, Dominggus Koro bersama tim pemandu wisata lainnya.

 

Sesampainya di lokasi kegiatan pada pukul 09.00 Wita, para wisatawan disambut secara adat melalui tarian penyambutan dan prosesi percikan air adat atau huler wair yang dipimpin oleh Ketua Sanggar Doka Tawa Tanah, Kletus. Suasana budaya yang kental semakin terasa dengan penampilan berbagai tarian tradisional seperti Tari Hegong dan Tari Tua Reta Lo’u yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kabupaten Sikka.

 

Selain menyaksikan atraksi budaya, para wisatawan juga dipersilakan menikmati suguhan sirih pinang dan tembakau sebagai bentuk penghormatan adat kepada tamu. Mereka juga berkesempatan melihat serta membeli berbagai produk kerajinan lokal berupa sarung adat dengan pewarna alam dan berbagai aksesoris khas daerah yang disediakan oleh sanggar budaya setempat. 

 

Kunjungan wisata budaya tersebut berlangsung selama satu hari dan berakhir sekitar pukul 12.00 Wita. Seluruh wisatawan kemudian kembali menuju Pelabuhan Laurens Say Maumere untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Alor sesuai jadwal pelayaran kapal.

 

Kehadiran wisatawan mancanegara di Kabupaten Sikka tidak hanya bertujuan untuk menikmati keindahan alam dan keberagaman budaya daerah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal melalui pembelian produk UMKM, kuliner, serta berbagai hasil kerajinan tradisional yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung.

 

Di sisi lain, kunjungan tersebut menjadi sarana promosi budaya, adat istiadat, serta tradisi warisan leluhur masyarakat Kabupaten Sikka kepada dunia internasional sehingga semakin memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Nusa Tenggara Timur.

 

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Personel KP3 Laut Maumere, Personel Polres Sikka, Personel TNI AL Maumere, Personel Kodim 1603 Sikka, Koordinator KKP Pelabuhan Laurens Say Maumere, Petugas PT Pelni Cabang Maumere, serta personel Polsek yang melaksanakan pengamanan di lokasi kegiatan.

 

Selain itu, kegiatan juga dimonitor langsung oleh personel Sat Intelkam Polres Sikka guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama berlangsungnya kunjungan wisatawan mancanegara tersebut.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 13.20 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan pengamanan kunjungan kapal pesiar internasional ini menjadi wujud sinergitas yang baik antara Polri, TNI, instansi pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung sektor pariwisata dan menjaga citra positif Kabupaten Sikka sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan ramah bagi wisatawan mancanegara. [An17]