Polres Sikka Polda NTT Tegaskan Komitmen Kamseltibcarlantas, Edukasi Pelajar Jadi Garda Terdepan

Kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas oleh Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sikka di SMP Santa Maria berjalan aman, lancar, dan mendapat respon positif dari pihak sekolah. Edukasi ini efektif menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, mendorong siswa menjadi pelopor keselamatan serta penyampai pesan disiplin berlalu lintas kepada keluarga, guna mendukung terciptanya situasi lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Sikka.

Polres Sikka Polda NTT Tegaskan Komitmen Kamseltibcarlantas, Edukasi Pelajar Jadi Garda Terdepan
Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Sat Lantas Polres Sikka Gelar Sosialisasi di SMP Santa Maria

Tribratanewssikka.com - Maumere, 4 Maret 2026 – Dalam upaya membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Sikka melaksanakan kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas kepada siswa-siswi SMP Santa Maria pada Rabu pagi (04/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung dalam suasana penuh antusias dan interaktif. Dua personel Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sikka, yakni Aipda Aris Marsudi dan Bripka Sendi, hadir langsung memberikan edukasi kepada para siswa dan dewan guru mengenai pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

 

Sejak awal kegiatan, para siswa tampak serius menyimak materi yang disampaikan. Dalam pemaparannya, personel Sat Lantas menekankan bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga wujud tanggung jawab moral dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.

 

  • “Keselamatan di jalan bukan semata-mata urusan polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Adik-adik harus menjadi pelopor keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga,” tegas Bripka Sendi dalam Penyampaiannya.

 

Selain memberikan pemahaman tentang aturan dasar berlalu lintas, petugas juga mengimbau para siswa agar selalu menggunakan helm saat dibonceng sepeda motor. Penekanan ini dinilai penting mengingat masih ditemukannya anak-anak usia sekolah yang bepergian tanpa perlindungan kepala yang memadai.

 

Tidak hanya itu, para siswa juga diminta untuk menjadi penyambung pesan keselamatan kepada orang tua masing-masing. Mereka diajak untuk mengingatkan keluarga agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk dalam penggunaan sepeda listrik yang tidak diperkenankan digunakan di jalan raya umum.

 

Dalam kesempatan tersebut, imbauan juga ditujukan kepada para guru agar menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas. Pihak sekolah diharapkan dapat menanamkan nilai disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

 

Respon positif pun datang dari pihak sekolah. Para guru menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian Sat Lantas Polres Sikka terhadap keselamatan generasi muda. Pihak sekolah juga menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan pendidikan.

 

Para siswa pun secara terbuka menyampaikan komitmennya untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada orang tua dan keluarga di rumah. Harapannya, edukasi yang diberikan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan meluas hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

 

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah preventif Polres Sikka dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia pelajar. Edukasi sejak dini diyakini menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi yang sadar hukum dan berdisiplin di jalan raya.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif. Interaksi yang hangat antara petugas dan siswa menciptakan suasana edukatif yang tidak hanya informatif, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Sikka kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra edukatif dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas demi terwujudnya situasi Kamseltibcarlantas yang mantap dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sikka. [CM24]