Polsek Kewapante Polres Sikka Hadirkan Solusi, Konflik Tanah Warga Berakhir Damai

Sengketa tanah antara warga Desa Geliting dan Desa Wairkoja berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi Bhabinkamtibmas dengan pendekatan kekeluargaan. Kedua pihak sepakat, saling memaafkan, dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif.

Polsek Kewapante Polres Sikka Hadirkan Solusi, Konflik Tanah Warga Berakhir Damai
Polsek Kewapante Polres Sikka Humanis dan Bicara Nyata, Sengketa Tanah di Kewapante Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Tribratanewssilka.com - Maumere, 16 April 2026 – Pendekatan humanis kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Polsek Kewapante Polres Sikka dalam menyelesaikan konflik di tengah masyarakat. 

 

Sengketa tanah antara warga Desa Geliting dan Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, berhasil diselesaikan secara damai melalui mekanisme problem solving, Rabu (15/4/2026).

 

Mediasi yang digelar di Aula Kantor Desa Wairkoja tersebut mempertemukan langsung pihak pelapor, Erkalis Mega, dengan terlapor, Frumensius Gleko, dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan. 

 

Kegiatan ini turut dihadiri pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, Linmas, serta keluarga kedua belah pihak. Dalam proses mediasi, pelapor mampu menunjukkan bukti sah kepemilikan tanah berupa sertifikat resmi. 

 

Sementara itu, pihak terlapor tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan yang sah atas objek sengketa tersebut. Fakta tersebut menjadi titik terang dalam penyelesaian perkara. 

 

Dengan penuh kesadaran, terlapor akhirnya mengakui kesalahan dan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas penjualan tanah yang bukan miliknya, termasuk mengganti kepada pihak ketiga yang telah dirugikan.

 

Tak hanya itu, terlapor juga bersedia mengosongkan lahan yang disengketakan, sekaligus mengembalikan hak sepenuhnya kepada pemilik sah.

 

Momen paling krusial terjadi saat kedua belah pihak sepakat menempuh jalur kekeluargaan, menandatangani berita acara kesepakatan, dan saling memaafkan. 

 

Ketegangan yang sempat membayangi pun mencair menjadi suasana damai dan penuh kelegaan. Bhabinkamtibmas Polsek kewapante Polres Sikka yang bertugas melayani Desa Wairkoja, Aipda Dami Daty, yang memfasilitasi jalannya mediasi, menegaskan pentingnya penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah sebagai fondasi menjaga stabilitas kamtibmas.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara kekeluargaan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

 

Keberhasilan mediasi ini tidak hanya menyelesaikan sengketa, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kepercayaan masyarakat terhadap peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib, dan kondusif. Penyelesaian damai ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan persuasif dan humanis mampu meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat. [Cm24]