Puluhan Ribu Porsi MBG Disalurkan di Kabupaten Sikka, Program Unggulan Presiden Berjalan Aman dan Lancar
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sikka pada Jumat, 30 Januari 2026 terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar, menjangkau 38.964 penerima manfaat melalui 14 SPPG di delapan kecamatan. Seluruh pendistribusian berjalan sesuai ketentuan tanpa kendala, dengan pengawasan langsung personel Unit II Ekonomi Sat Intelkam Polres Sikka, sehingga program unggulan nasional ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tribratanewssikka.com - Maumere – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program unggulan Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden RI terus menunjukkan implementasi nyata di daerah. Pada Jumat, 30 Januari 2026, Pemerintah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak melaksanakan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan pendistribusian yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar di seluruh titik SPPG yang telah mendapatkan rekomendasi resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini menyasar kelompok prioritas, yakni peserta didik, tenaga pendidik, serta kelompok rentan yang terdata di Posyandu meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.
Sebanyak 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sikka ambil bagian dalam pendistribusian MBG hari ini. Total keseluruhan makanan bergizi yang disalurkan mencapai 38.964 porsi, menjadikan Kabupaten Sikka sebagai salah satu wilayah dengan cakupan distribusi yang signifikan.
Di Kecamatan Alok, lima dapur SPPG beroperasi aktif, yakni SPPG Alok 001, 002, 003, 004, dan 005, dengan total distribusi ribuan porsi makanan kepada penerima manfaat. Distribusi terbanyak berasal dari SPPG Alok 002 dan 003 yang masing-masing menyalurkan lebih dari tiga ribu porsi makanan bergizi.
Sementara itu, di Kecamatan Alok Timur, dua dapur SPPG di wilayah Waioti dan Nangameting menyalurkan total lebih dari 6.600 porsi, menunjukkan tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap program ini. Hal serupa juga terlihat di Kecamatan Alok Barat, Kangae, Kewapante, Nita, Koting, dan Lela, yang masing-masing melaksanakan pendistribusian sesuai dengan kuota dan data penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya.
Menu yang disajikan dalam Program Makan Bergizi Gratis ini telah disesuaikan dengan petunjuk teknis dari pusat, yakni berupa makanan basah dan kering yang mengandung unsur gizi seimbang, terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Penyajian menu tersebut bertujuan untuk mendukung peningkatan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan.
Program MBG sendiri dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjamin pemenuhan gizi masyarakat secara merata di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah kepulauan dan daerah terluar seperti Kabupaten Sikka.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam proses pendistribusian. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan standar operasional yang telah ditetapkan.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, pendistribusian MBG di Kabupaten Sikka turut dimonitoring secara langsung oleh Personel Unit II Ekonomi Sat Intelkam Polres Sikka. Kehadiran aparat kepolisian tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan pengamanan agar program strategis nasional ini benar-benar tepat sasaran dan bebas dari gangguan.
Dengan terlaksananya pendistribusian Makan Bergizi Gratis secara aman dan lancar, diharapkan manfaat program ini dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Kabupaten Sikka serta menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas. [CM24]


