“Dampingi Petani, Bhabinkamtibmas Polres Sikka Polda NTT Wujudkan Ketahanan Pangan di Sikka”

Pendampingan Bhabinkamtibmas Desa Waiara Kabupaten Sikka berhasil memberikan dampak positif bagi pengelolaan tanaman holtikultura, meningkatkan keterampilan petani, dan memperkuat sinergi antara masyarakat dan Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

“Dampingi Petani, Bhabinkamtibmas Polres Sikka Polda NTT Wujudkan Ketahanan Pangan di Sikka”
Bhabinkamtibmas Desa Waiara Dampingi Swasembada Pangan, Tanaman Holtikultura Siap Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tribratanewssikka.com - Maumere, 5 Februari 2026 – Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan tanaman holtikultura di lahan milik BUMDES Desa Waiara, Rabu (4/2/2026) pukul 14.00 Wita.

Kegiatan yang dipimpin Aipda Herman Muka ini berlokasi di lahan/pekarangan seluas ±0,8 hektar milik BUMDES Waiara, yang telah bersertifikat, tepatnya di RT 010 RW 005 Dusun Wairwerut. Lahan ini ditanami berbagai jenis tanaman hortikultura, antara lain pepaya California dan cabai, dengan usia tanam sekitar dua bulan, sejak Desember 2025 hingga Februari 2026. 

 

Dalam pemeliharaannya, pemilik lahan menggunakan pupuk Urea sebanyak 25 kg, Ponska 25 kg, NPK 16-16-16 sebanyak 2 bungkus, Dinomid, serta obat pengendali hama dan perangsang buah secara swadaya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Waiara menekankan pentingnya koordinasi antara aparat Polri dan masyarakat desa dalam mendukung program swasembada pangan. 

 

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menambah keterampilan dan pengetahuan petani dalam mengelola lahan secara efisien dan ramah lingkungan,” ujar Aipda Herman Muka.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat dalam mengelola lahan, serta membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah desa dan aparat Polri. Hal ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang positif antara masyarakat dan aparat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman hortikultura seperti tomat, terung, dan boncis sudah mulai berbunga dan berbuah, dengan estimasi siap dipanen dan dipasarkan dalam satu bulan mendatang. 

 

Warga Desa Waiara menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya untuk terus bekerja sama dengan Polri, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI.

 

Meski demikian, beberapa kendala tetap dihadapi. Curah hujan yang tidak menentu mengganggu pertumbuhan tanaman, belum adanya pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta keterbatasan obat pembasmi hama daun dan buah menjadi tantangan bagi warga dalam memaksimalkan hasil panen.

 

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, dengan dokumentasi foto kegiatan sebagai bukti pelaksanaan. Kegiatan ini menjadi contoh nyata peran aktif Bhabinkamtibmas dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat. [CM24]