Hilang Setelah Berpamitan ke Rumah Tetangga, Polres Sikka Terus Selidiki Keberadaan Remaja 20 tahun
Seorang perempuan berusia 20 tahun bernama Maria Oktavania Caroline dilaporkan hilang setelah berpamitan pergi ke rumah tetangga di Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, pada Senin, 13 Juli 2026. Hingga laporan diterima SPKT Polres Sikka pada Selasa, 14 Juli 2026, korban belum kembali dan belum ditemukan meski telah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga. Polisi kemudian menerima laporan dan melakukan penyelidikan serta upaya pencarian untuk mengetahui keberadaan korban
Maumere, 16 July 2026 Tribratanewssikka.com — Suasana keluarga di Jalan Nairoa, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang perempuan berusia 20 tahun dilaporkan hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Perempuan tersebut diketahui bernama Maria Oktavania Caroline, seorang pelajar/mahasiswa, warga Jalan Nairoa RT 013/RW 004, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Ia dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WITA.
Laporan mengenai hilangnya Maria diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sikka pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 18.48 WITA. Laporan tersebut disampaikan oleh Yulius Romaldus Luji, warga setempat, yang datang langsung ke SPKT Polres Sikka di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum dinyatakan hilang, Maria sempat meminta izin kepada saksi, Joseph Milenius Luji, untuk pergi ke rumah seorang tetangga yang dikenal dengan nama panggilan Yona.
Permintaan izin tersebut pada awalnya berjalan seperti aktivitas biasa. Maria kemudian meninggalkan rumah dan pergi ke kediaman tetangganya tersebut. Setelah berada di rumah Yona, Maria disebut sempat berpamitan untuk kembali ke rumah. Namun, sejak saat itu, Maria tidak kunjung tiba di rumah.
Waktu terus berjalan. Keluarga mulai diliputi kecemasan. Ketidakhadiran Maria yang tidak kunjung terjawab kemudian memicu kekhawatiran serius. Pihak keluarga pun berupaya melakukan pencarian terhadap Maria di sejumlah tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaannya.Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil dan Maria tetap belum ditemukan.
Situasi tersebut akhirnya mendorong pihak keluarga untuk melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut kemudian dituangkan dalam Laporan Gangguan Orang Hilang Nomor: L/GANGGUAN/B/6/VII/2026/SPKT/POLRES SIKKA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.
Dalam laporan tersebut, pihak kepolisian mencatat Maria Oktavania Caroline sebagai korban, sementara pihak yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian melakukan sejumlah tindakan awal, antara lain menerima dan membuat laporan, melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara, menerbitkan tanda terima laporan, serta melakukan penyelidikan dan upaya pencarian guna mengetahui keberadaan korban.
Hilangnya Maria menjadi perhatian serius keluarga. Sebab, hingga laporan dibuat, keberadaannya belum diketahui secara pasti. Keluarga masih menunggu kabar dan berharap perempuan tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum Maria tidak diketahui keberadaannya serta menelusuri kemungkinan lokasi terakhir korban. Kasus tersebut kini ditangani melalui proses penyelidikan. Setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan Maria menjadi penting untuk membantu proses pencarian dan pengungkapan perkara.
Pihak Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat yang mengetahui, menemukan, atau memperoleh informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan Maria Oktavania Caroline agar segera menyampaikannya kepada kantor Kepolisian terdekat.
Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 Polres Sikka untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keberadaan remaja tersebut. Setiap informasi, sekecil apa pun, diharapkan dapat menjadi petunjuk penting dalam upaya menemukan Maria dan memastikan keselamatannya.
Hingga saat ini, proses penelusuran dan pencarian masih terus dilakukan. Pihak Kepolisian mengharapkan dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan informasi yang benar dan membantu mempercepat upaya menemukan Maria Oktavania Caroline. [Cm24]


