“Jumat Curhat Polres Sikka Polda NTT: Dari Knalpot Brong hingga Kriminalitas, Suara Warga Didengar”

Pelaksanaan kegiatan Jumat Curhat Polres Sikka Polda NTT menjadi sarana efektif dalam menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung, khususnya terkait persoalan kamtibmas di tingkat desa dan kelurahan. Melalui dialog terbuka dan humanis, Polri hadir mendengar, merespons, serta membangun solusi bersama masyarakat. Kegiatan ini memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri dan berkontribusi nyata dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Sikka.

“Jumat Curhat Polres Sikka Polda NTT: Dari Knalpot Brong hingga Kriminalitas, Suara Warga Didengar”
Jumat Curhat Polres Sikka Polda NTT: Menyerap Suara Warga, Menjaga Kamtibmas dari Akar Rumput

Tribratanewssikka.com – Maumere, 23 Januari 2025. Komitmen Polres Sikka dalam membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program Jumat Curhat, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini digelar serentak oleh jajaran Polsek Nita dan Polsek Alok, menyentuh langsung denyut persoalan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui forum dialog terbuka ini, Polri hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai mitra masyarakat yang mendengar, memahami, dan mencari solusi bersama demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

 

Bertempat di Aula Kantor Desa Lusitada, Dusun Lusitada, Kecamatan Nita, kegiatan Jumat Curhat Polsek Nita dimulai pada pukul 09.30 WITA. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Nita bersama Kanit Reskrim Polsek Nita serta Bhabinkamtibmas Desa Lusitada, dan didampingi langsung oleh Kepala Desa Lusitada.

 

Dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi kamtibmas di lingkungan mereka. Salah satu keluhan yang mencuat disampaikan oleh warga atas nama Yohanes Tonce, yang menyoroti maraknya kenakalan anak-anak dan remaja, khususnya penggunaan sepeda motor dengan knalpot brong.

 

Menurut warga, suara knalpot yang bising kerap mengganggu ketenangan masyarakat, bahkan membahayakan keselamatan pejalan kaki dan pengendara lain, terutama saat melintas di jalan sempit dan lorong-lorong pemukiman.

 

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Nita menyampaikan apresiasi atas keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan informasi. Ia menegaskan bahwa setiap masukan dan keluhan warga akan ditindaklanjuti secara serius.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Lusitada atas kehadiran dan informasi yang telah disampaikan. Setiap gangguan kamtibmas agar segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

 

Selain itu, Bhabinkamtibmas Desa Lusitada juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta aktif menyampaikan informasi, khususnya terkait cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Kabupaten Sikka.

 

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Nita mengimbau warga agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem, demi menghindari potensi bencana dan gangguan keselamatan.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Lusitada Yoseph Mardiayanto, unsur lembaga adat, serta masyarakat Dusun Lusitada. Kegiatan berakhir pukul 11.00 WITA dan berlangsung aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan.

 

Di lokasi berbeda, Polsek Alok juga melaksanakan kegiatan Jumat Curhat pada pukul 09.00 WITA di Lingkungan RT 004/RW 004, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Alok, Aiptu Nuryadin Djafar, bersama warga setempat.

 

Dalam dialog yang berlangsung santai namun sarat makna tersebut, warga menyambut baik pelaksanaan Jumat Curhat dan menilai kegiatan ini sebagai langkah positif Polri dalam membuka ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat.

 

Sejumlah aspirasi disampaikan warga, di antaranya usulan agar kegiatan Jumat Curhat dapat dilaksanakan hingga tingkat RT, peningkatan patroli malam hari pada jam-jam rawan, serta perlunya edukasi hukum kepada masyarakat guna menekan angka kriminalitas.

 

Warga juga mendorong pelaksanaan program ketahanan pangan dan kegiatan sosial yang selaras dengan program pemerintah, serta menyampaikan apresiasi atas pelayanan Kepolisian yang dinilai telah memberikan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Menanggapi hal tersebut, Aiptu Nuryadin Djafar mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

 

“Mari kita rembug bersama dan buat kesepakatan agar wilayah kita aman dan nyaman. Jumat Curhat ini merupakan program Kapolres Sikka agar Polri bisa mendengar langsung keluhan masyarakat dan mencari solusi bersama,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa kegiatan Jumat Curhat akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai wujud komitmen Polri dalam membangun kamtibmas yang berkelanjutan.

 

Pelaksanaan Jumat Curhat di wilayah hukum Polres Sikka ini menjadi bukti nyata bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Melalui dialog langsung, berbagai persoalan kamtibmas dapat teridentifikasi sejak dini dan ditangani secara kolaboratif.

 

Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, Polres Sikka optimistis situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sikka dapat terus terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif. [Cm24]