Mengawal Harapan Petani, Polres Sikka Polda NTT Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Pendampingan kelompok tani oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kewapante, Nita, dan Nelle Polres Sikka Polda NTT menjadi bukti nyata peran aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan.

Mengawal Harapan Petani, Polres Sikka Polda NTT Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Mengakar di Ladang Rakyat, Polres Sikka Polda NTT Kawal Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kelompok Tani di Kabupaten Sikka

Tribratanewssikka.com – Maumere, 14 Januari 2026. Peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kini semakin dimaknai secara luas, tidak semata sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. 

Hal tersebut tercermin melalui kegiatan pendampingan kelompok tani yang dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas Polsek Kewapante, Polsek Nita, dan Polsek Nelle jajaran Polres Sikka Polda Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/1).

Kegiatan pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal. 

Dengan pendekatan humanis dan berkelanjutan, para Bhabinkamtibmas hadir langsung di tengah-tengah petani, menyatu dengan aktivitas pertanian warga, serta membangun komunikasi yang erat dan penuh kepercayaan.

Di wilayah hukum Polsek Kewapante, pendampingan difokuskan pada pemanfaatan pekarangan bergizi sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan lahan di sekitar rumah warga. 

 

Melalui program ini, masyarakat didorong untuk menanam berbagai komoditas hortikultura, seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, dan tanaman pangan lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi serta berpotensi meningkatkan ekonomi keluarga.

 

Bhabinkamtibmas tidak hanya memberikan motivasi dan dorongan moral, tetapi juga melakukan pemantauan langsung terhadap setiap tahapan kegiatan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman. 

 

Pendampingan ini menjadi simbol kehadiran Polri yang solutif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung kehidupan warga pedesaan.

 

Sementara itu, di wilayah Polsek Nita, Bhabinkamtibmas juga menunjukkan peran aktifnya dalam mendampingi kelompok tani sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan sektor pangan. 

 

Kehadiran aparat kepolisian di tengah para petani tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Nita turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadikan kelompok tani sebagai wadah gotong royong dalam membangun kesejahteraan bersama. Pendampingan ini sekaligus memastikan bahwa seluruh aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan.

 

Respons positif pun datang dari para petani yang merasakan langsung manfaat kehadiran Polri di tengah aktivitas mereka. Para petani mengaku lebih termotivasi dan terbantu dengan adanya pendampingan yang dilakukan secara konsisten, sehingga semakin meneguhkan keyakinan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

 

Hal senada juga terlihat di wilayah hukum Polsek Nelle. Bhabinkamtibmas Polsek Nelle melaksanakan kegiatan pendampingan kelompok tani dengan pendekatan dialogis dan persuasif. Dalam suasana penuh keakraban, aparat kepolisian berdialog langsung dengan para petani, mendengarkan aspirasi, serta menggali berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

 

Pendampingan ini menjadi sarana strategis untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

 

Dengan terbangunnya komunikasi yang baik, setiap potensi permasalahan diharapkan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara cepat dan tepat melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

 

Melalui rangkaian kegiatan pendampingan kelompok tani ini, Polres Sikka Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengawal program ketahanan pangan nasional, serta mendorong terwujudnya masyarakat desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. 

 

Seluruh kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis, profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan. [Cm24]