Perkuat Disiplin dan Integritas, Kasat Polairud Polres Sikka Polda NTT Gelar Anev dan Waskat Personel
Anev dan Waskat yang dipimpin Kasat Polairud Polres Sikka menjadi langkah strategis dalam memperkuat disiplin, pengawasan, dan profesionalisme personel demi mencegah pelanggaran serta memastikan tugas kepolisian berjalan sesuai aturan dan SOP.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 21 Januari 2026 – Upaya memperkuat disiplin, profesionalisme, serta integritas personel terus dilakukan Polres Sikka. Salah satunya melalui pelaksanaan Analisa dan Evaluasi (Anev) disertai penekanan dan pengawasan melekat (Waskat) yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Sikka IPTU Muhammadong, pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Pos KPPP Laut L Say Maumere.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi pimpinan satuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas personel Polairud, sekaligus menegaskan kembali komitmen organisasi dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, transparan, dan berintegritas, khususnya di wilayah perairan Kabupaten Sikka.
Dalam arahannya, IPTU Muhammadong menegaskan bahwa pengawasan melekat (Waskat) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fungsi kepemimpinan dan manajemen seorang pimpinan. Waskat dilaksanakan secara langsung, berkesinambungan, dan berjenjang guna memastikan setiap personel bekerja sesuai dengan ketentuan hukum, standar operasional prosedur (SOP), serta perintah pimpinan.
“Pengawasan melekat bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan kontrol langsung pimpinan kepada anggota agar tidak terjadi penyimpangan, pelanggaran, maupun penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas,” tegas IPTU Muhammadong di hadapan seluruh personel.
Lebih lanjut, Kasat Polairud menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan waskat adalah untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin, menjamin kelancaran dan ketepatan pelaksanaan tugas, serta meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalisme personel. Dengan pengawasan yang berjalan efektif, diharapkan tercipta tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dalam sesi Anev, IPTU Muhammadong juga melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pelaksanaan tugas, mulai dari kehadiran dan sikap tampang personel, kesiapsiagaan dalam pelaksanaan patroli dan pengamanan perairan, hingga ketertiban administrasi dan pelaporan kegiatan. Setiap kekurangan yang ditemukan disampaikan secara terbuka sebagai bahan perbaikan dan pembinaan ke depan.
Kasat Polairud menekankan bahwa waskat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, antara lain pemberian arahan dan petunjuk langsung, pemantauan kegiatan di lapangan, pemeriksaan administrasi dan laporan kerja, serta evaluasi dan koreksi secara langsung apabila ditemukan kekeliruan. Penegakan disiplin dan pembinaan juga ditegaskan sebagai langkah yang harus dilakukan secara humanis namun tegas.
Pada kesempatan tersebut, IPTU Muhammadong turut mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga etika, sikap, dan perilaku baik di dalam maupun di luar kedinasan. Menurutnya, setiap personel Polairud merupakan representasi institusi Polri di tengah masyarakat, khususnya masyarakat pesisir dan pengguna jasa laut, sehingga dituntut untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi dan Tribrata.
“Disiplin adalah kunci utama keberhasilan tugas. Jika disiplin dan tanggung jawab sudah tertanam, maka kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin kuat,” ujarnya.
Kegiatan Anev dan Waskat tersebut berlangsung dalam suasana tertib dan penuh atensi dari seluruh personel. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh anggota Polairud Polres Sikka semakin memahami peran dan tanggung jawabnya, serta mampu melaksanakan tugas kepolisian di wilayah perairan secara profesional, humanis, dan berintegritas. [Cm24]


