Kebun Produktif, Pangan Kuat: Bhabinkamtibmas Polsek Nita Polres Sikka Dampingi Panen Tomat Warga
Kegiatan monitoring dan pendampingan panen ketiga tomat hortikultura oleh Bhabinkamtibmas Polsek Nita di Kelompok Tani Cahaya Bapa menjadi bukti nyata sinergi Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan, edukasi, serta monitoring berkala, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat guna memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas pangan dari tingkat desa.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 4 Juni 2026– Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperlihatkan jajaran Kepolisian melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah binaan.

Di tengah hamparan kebun tomat yang mulai memerah di Dusun Blatat, Desa Nitakloang, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Nita menjadi simbol nyata bahwa ketahanan pangan tidak sekadar slogan, melainkan kerja bersama yang harus dijaga hingga membuahkan hasil.
Pada Rabu (06/05/2026) sekitar pukul 15.30 WITA, Bhabinkamtibmas Desa Nitakloang, BRIGPOL Aprianus I. Reko, melaksanakan monitoring sekaligus pendampingan terhadap kegiatan panen ketiga tanaman tomat hortikultura milik Kelompok Tani Cahaya Bapa yang berlokasi di RT 001/RW 001, Dusun Blatat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan berbasis pekarangan bergizi yang terus digencarkan sebagai langkah strategis mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat sektor pangan masyarakat dari tingkat desa.
Di atas lahan seluas kurang lebih 80 x 90 meter dengan status kepemilikan bersertifikat, kelompok tani yang dipimpin Originus Moat Wisang itu mengembangkan budidaya tanaman tomat dengan dukungan pemupukan menggunakan Urea dan NPK, serta pengendalian hama melalui penggunaan obat pertanian Demolis dan Leli.
Panen demi panen menjadi penanda bahwa kerja keras para petani mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sejak panen pertama hingga panen ketujuh, hasil produksi tomat diperkirakan telah mencapai sekitar 1 ton 300 kilogram.
Angka tersebut menjadi indikator bahwa sektor hortikultura di tingkat kelompok tani memiliki potensi besar menopang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam kesempatan itu, BRIGPOL Aprianus I. Reko tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan, tetapi juga memberikan motivasi dan edukasi kepada para anggota kelompok tani agar tetap konsisten melakukan perawatan tanaman secara intensif.
Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya ditentukan oleh kesuburan lahan, tetapi juga kedisiplinan dalam menjaga kualitas tanaman sejak masa tanam hingga masa produksi.
“Kebun harus tetap dirawat dengan baik agar hasil panen semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga maupun masyarakat sekitar,” demikian pesan yang disampaikan kepada anggota kelompok tani.
Lebih jauh, Bhabinkamtibmas Desa Nitakloang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, khususnya di sektor hortikultura yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu menopang kebutuhan masyarakat.
Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian seperti ini sekaligus memperlihatkan wajah humanis institusi kepolisian—bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir menjadi mitra pembangunan, penggerak semangat, dan penguat stabilitas sosial-ekonomi warga desa.
Ketua dan anggota Kelompok Tani Cahaya Bapa pun menyambut positif perhatian yang diberikan Bhabinkamtibmas. Mereka menyatakan siap bekerja sama, menjaga komunikasi, serta mendukung penuh program ketahanan pangan demi mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Di balik hamparan tomat yang dipanen sore itu, tersimpan harapan besar bahwa ketahanan pangan nasional sesungguhnya bertumbuh dari kebun-kebun kecil di desa, dirawat oleh tangan petani, dan diperkuat melalui kolaborasi semua pihak. [Cm24]


