Perkuat Kesiapan Pengamanan Pesta Sambut Baru di Empat Desa Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue Sikka Tingkatkan Kapasitas Linmas
Kegiatan pemberian materi peningkatan kapasitas dan peran Linmas yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Nelle Polres Sikka yang mengemban tugas di Kecamatan Palue Desa Tuanggeo, Desa Ladolaka, Desa Rokirole, dan Desa Nitung Lea berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan Linmas dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya menjelang pelaksanaan Pesta Sambut Baru pada 07 Juni 2026. Melalui pembinaan tersebut, Linmas diharapkan semakin proaktif, mampu bersinergi dengan aparat keamanan, serta responsif dalam melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 6 Juni 2026. Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan tradisi budaya Pesta Sambut Baru yang akan berlangsung serentak di sejumlah wilayah Kecamatan Palue, Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue, BRIGPOL I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., melaksanakan kegiatan pemberian materi peningkatan kapasitas dan peran anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di empat desa, yakni Desa Tuanggeo, Desa Ladolaka, Desa Rokirole, dan Desa Nitung Lea, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai tersebut berlangsung secara bertahap di Kantor Desa Tuanggeo, Kantor Desa Ladolaka, Kantor Desa Rokirole, serta Kantor Desa Nitung Lea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.
Agenda pembinaan ini menjadi bagian penting dari strategi penguatan keamanan berbasis masyarakat, dengan menempatkan Linmas sebagai garda terdepan dalam membantu menciptakan stabilitas sosial di tingkat desa.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat kepulauan yang sarat dengan aktivitas adat dan budaya, kehadiran Linmas tidak hanya dipandang sebagai unsur pendukung keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah desa dan aparat kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Menyadari pentingnya peran tersebut, BRIGPOL I Gusti Ngurah Putra Kencana hadir memberikan penguatan kapasitas, arahan tugas, hingga peneguhan tanggung jawab sosial para anggota Linmas agar semakin adaptif terhadap berbagai situasi di lapangan.
Dalam materinya, Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue menekankan pentingnya sikap proaktif dari seluruh anggota Linmas di masing-masing wilayah. Ia mengingatkan bahwa keamanan lingkungan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya Linmas yang memiliki posisi strategis sebagai penghubung awal dalam mendeteksi potensi gangguan Kamtibmas di desa.
“Linmas harus hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak keamanan lingkungan. Setiap kegiatan masyarakat harus dipantau dengan baik, setiap potensi gangguan harus segera diantisipasi, dan koordinasi harus tetap dijaga,” demikian penekanan materi yang disampaikan kepada para peserta.
Fokus utama pembinaan kali ini juga diarahkan pada kesiapan pengamanan pelaksanaan Pesta Sambut Baru, sebuah tradisi adat yang dijadwalkan berlangsung secara serentak pada Minggu, 07 Juni 2026, di sejumlah wilayah Kecamatan Palue, termasuk kegiatan yang sebelumnya mengalami penundaan.
Mengingat besarnya keterlibatan masyarakat serta tingginya mobilitas warga pada momentum adat tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak seluruh anggota Linmas untuk mengambil bagian aktif dalam menciptakan suasana aman, tertib, dan terkendali.
Ia mengimbau agar Linmas dapat bekerja sama secara maksimal dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun unsur keamanan lainnya guna mengantisipasi potensi gangguan, baik berupa konflik sosial, gangguan ketertiban umum, hingga persoalan yang kerap muncul dalam kegiatan hiburan masyarakat.
Lebih lanjut, BRIGPOL I Gusti Ngurah Putra Kencana juga menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap persoalan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan masyarakat. Para anggota Linmas diminta untuk tidak mengambil tindakan sepihak apabila terjadi persoalan di lokasi acara maupun di wilayah masing-masing, melainkan segera melakukan koordinasi dan pelaporan kepada Bhabinkamtibmas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
Tidak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap pelaksanaan acara hiburan atau kegiatan joget bersama yang kerap menjadi bagian dari rangkaian pesta rakyat. Dalam arahannya, Bhabinkamtibmas meminta agar sebelum kegiatan hiburan dimulai, pihak penyelenggara maupun pembawa acara (master of ceremony/MC) terlebih dahulu diberikan pemahaman terkait poin-poin penting keamanan dan ketertiban. Langkah ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan.
Menariknya, kegiatan pembinaan tersebut tidak berhenti pada pemberian materi dasar semata. Sebagai bentuk komitmen dalam membangun kapasitas Linmas yang lebih profesional dan siap menghadapi tantangan lapangan, Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue juga menyampaikan rencana pelaksanaan pembinaan lanjutan pada pertemuan berikutnya.
Materi yang akan diberikan mencakup pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) hingga pengenalan dasar bela diri Polri, baik menggunakan tangan kosong maupun penggunaan alat bantu seperti tongkat T dan borgol dalam konteks pengamanan terbatas sesuai fungsi Linmas.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari para anggota Linmas yang hadir. Mereka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas atas perhatian, arahan, serta pembinaan yang diberikan.
Para peserta menilai kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan mengenai tugas dan tanggung jawab Linmas, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang pelaksanaan agenda budaya masyarakat yang melibatkan banyak warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut masing-masing Sekretaris Desa dari Desa Tuanggeo, Desa Ladolaka, Desa Rokirole, dan Desa Nitung Lea, bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue serta para anggota Linmas dari empat desa.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Pembinaan ini menjadi cerminan nyata pendekatan humanis Polri melalui fungsi Bhabinkamtibmas yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga pembina masyarakat yang aktif membangun kesadaran kolektif, memperkuat kemitraan sosial, serta memastikan setiap momentum adat dan budaya masyarakat dapat berlangsung dalam suasana yang aman, damai, dan bermartabat. [Cm24]


