Polsek Nelle Polres Sikka Sigap, Kirab Salib Suci NYD Nusra Youth Day Berlangsung Aman Hingga Tuntas

Kegiatan Pengamanan dan Perarakan Kirab Salib Suci NYD (Nusra Youth Day) dari Paroki Roh Kudus Nelle menuju Paroki St. Fransiskus Xaverius Koting berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat sinergi antara aparat pengamanan, OMK, serta umat yang terlibat, sehingga situasi tetap kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Nelle Polres Sikka Sigap, Kirab Salib Suci NYD Nusra Youth Day Berlangsung Aman Hingga Tuntas
Kirab Salib Suci NYD dari Nelle ke Koting Berlangsung Khidmat, Ratusan Umat Iringi dengan Doa dan Nyanyian

Tribratanewssikka.com - Maumere, 24 Februari 2026 – Suasana religius dan penuh sukacita mewarnai perjalanan Kirab Salib Suci Nusra Youth Day (NYD) pada Senin, 23 Februari 2026. Sejak sore hari, ratusan Orang Muda Katolik (OMK) dan umat dari Paroki Roh Kudus Nelle memadati halaman gereja di Desa Nelle Lorang, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, untuk mengikuti Ibadat Sabda pelepasan sekaligus mengantar Salib Suci menuju Paroki St. Fransiskus Xaverius Koting, tepatnya di Stasi Santo Yohanes Pembaptis Diler.

Tepat pukul 15.00 Wita, Ibadat Sabda pelepasan Salib Suci NYD dimulai dan dipimpin oleh Pr. Fabianus Bouk. Dalam suasana hening dan penuh penghayatan, umat larut dalam doa, memohon penyertaan Tuhan atas perjalanan salib yang menjadi simbol iman, persatuan, dan semangat pelayanan kaum muda Katolik di wilayah Nusa Tenggara.

 

Usai ibadat pada pukul 15.30 Wita, peserta kirab mempersiapkan diri untuk perarakan. Deretan kendaraan roda dua dan roda empat telah tersusun rapi di halaman paroki. Tercatat sebanyak 11 unit kendaraan roda empat dan 15 unit kendaraan roda dua ambil bagian dalam iring-iringan tersebut.

 

Memasuki pukul 17.00 Wita, kirab resmi dimulai. Salib Suci diarak dari halaman Paroki Roh Kudus Nelle melewati jalur lingkar luar menuju Nangalimang, kemudian melintasi Desa Manubura, Nelle Barat, Paubekor/Wolohuler, Wajongaro hingga tiba di Desa Koting B, Kecamatan Koting. Sepanjang perjalanan, umat yang mengikuti perarakan melantunkan doa dan nyanyian rohani, menciptakan atmosfer yang syahdu sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan.

 

Setibanya di Wolohuler, Salib Suci disambut secara meriah oleh Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Koting bersama OMK dan umat setempat. Doa penerimaan, nyanyian pujian, sapaan penuh kehangatan serta tarian adat menjadi ungkapan sukacita atas kedatangan simbol iman tersebut. Momen ini menjadi titik temu persaudaraan antarparoki, mempertegas semangat sinodalitas dalam kehidupan menggereja.

 

Pada pukul 19.40 Wita, Salib Suci NYD diterima secara resmi dan kembali diarak menuju Stasi Santo Yohanes Pembaptis Diler untuk ditempatkan di lokasi pentaktaan. Urutan perarakan berlangsung tertib, diawali petugas keamanan, pembawa baliho, pembawa Salib Suci NYD, pembawa lilin, pembawa Salib OMK Paroki Koting, pembawa panji, pembawa kolekte, hingga barisan OMK dan umat dari kedua paroki.

 

Pukul 20.00 Wita, Salib Suci tiba di Stasi Santo Yohanes Pembaptis Diler dan langsung dilanjutkan dengan Ibadat Sabda yang dipimpin oleh RD. Kristianus Rudi Parera. Dalam suasana malam yang hening, umat kembali diajak merenungkan makna salib sebagai lambang pengorbanan, kasih, dan harapan bagi Gereja dan bangsa.

 

Kirab Salib Suci NYD tahun ini mengusung tema “Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja.” Tema tersebut tidak sekadar slogan, melainkan refleksi nyata atas keterlibatan aktif kaum muda dalam kehidupan sosial dan spiritual. Melalui perarakan ini, OMK diajak untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai iman dan persaudaraan.

 

Dari sisi pengamanan, kegiatan ini mendapat pengawalan dan pengamanan dari personel Polres Sikka sesuai Surat Perintah Kapolsek Nelle Nomor Sprin/07/II/PAM.3.3./2026 tertanggal 23 Februari 2026. Selain itu, pengamanan swakarsa turut dilakukan oleh OMK Roh Kudus Nelle, OMK Koting serta empat anggota PSHT yang membantu pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur kirab. Kehadiran aparat dan unsur pengamanan internal memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Salib Suci NYD akan tetap berada di Stasi Santo Yohanes Pembaptis Diler pada Selasa, 24 Februari 2026, dengan agenda doa bersama sekolah dan lingkungan stasi. Selanjutnya, pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 15.00 Wita, Salib Suci akan kembali diarak menuju Stasi Wutik untuk melanjutkan ziarah iman ini.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.00 Wita dalam suasana yang aman dan penuh sukacita. Kirab Salib Suci NYD bukan hanya sebuah seremoni keagamaan, tetapi momentum pemersatu yang menguatkan identitas, solidaritas, dan semangat pelayanan kaum muda Katolik di Kabupaten Sikka.

 

Di bawah cahaya lilin dan lantunan doa, salib itu bergerak—menghubungkan Nelle dan Koting, menyatukan hati, serta meneguhkan langkah kaum muda untuk terus berjalan bersama membangun Gereja dan bangsa. [CM24]