Polsek Nelle Polres Sikka Tancap Gas Wujudkan Ketahanan Pangan, Lahan Tidur Disulap Jadi Kebun Produktif

Program Pangan Lestari (P2L) Polsek Nelle menunjukkan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional, dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif dan siap memasuki tahap penanaman. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat peran Polri di bidang sosial, tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat dalam mengelola sumber pangan secara mandiri.

Polsek Nelle Polres Sikka Tancap Gas Wujudkan Ketahanan Pangan, Lahan Tidur Disulap Jadi Kebun Produktif
Gerak Cepat Polsek Nelle Polres Sikka, Lahan Tidur Disulap Jadi Kebun Pangan Bergizi

Tribratanewssikka.com - Maumere, 18 April 2026– Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Polsek Nelle. 

Melalui Program Pangan Lestari (P2L), lahan pekarangan yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini disulap menjadi kebun produktif yang siap ditanami berbagai komoditas pangan bergizi.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 17 Februari 2026, sekitar pukul 08.00 WITA, bertempat di lahan/pekarangan Polsek Nelle, Dusun Enak, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka. 

 

Program ini menjadi bagian dari upaya konkret Polri dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung kebijakan prioritas Presiden Republik Indonesia.

 

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Nelle bersama Wakapolsek dan seluruh personel, kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi. Tidak sekadar simbolis, langkah yang diambil benar-benar menyentuh aspek produktivitas dan keberlanjutan.

 

Hasilnya pun tidak main-main. Sebanyak enam bedeng tanaman berhasil diselesaikan dalam waktu singkat, lengkap dengan pemasangan pagar keliling yang berfungsi melindungi area dari gangguan eksternal. Infrastruktur dasar pertanian skala pekarangan tersebut kini telah siap digunakan, menandai kesiapan penuh untuk memasuki tahap penanaman.

 

Langkah ini menjadi bukti bahwa institusi kepolisian tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di tengah masyarakat. 

 

Polsek Nelle tampil sebagai contoh konkret bagaimana lahan sempit dapat dioptimalkan menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis dan bergizi.

 

Rencana penanaman dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 April 2026. Berbagai jenis tanaman telah disiapkan untuk dibudidayakan, di antaranya pepaya, cabai (lombok), terong, bayam, dan kangkung. Komoditas ini dipilih tidak hanya karena mudah dibudidayakan, tetapi juga memiliki nilai gizi tinggi serta potensi mendukung kebutuhan pangan keluarga dan masyarakat sekitar.

 

Program ini diharapkan tidak berhenti pada tahap internal institusi semata, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk turut memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. 

 

Dengan pendekatan sederhana namun berdampak nyata, Polsek Nelle mengirim pesan kuat bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bentuk transparansi sekaligus bukti keseriusan pelaksanaan program.

 

Di tengah tantangan global terkait ketersediaan pangan, langkah progresif seperti ini menjadi sangat relevan. Polsek Nelle tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut menanam harapan—secara harfiah—demi masa depan yang lebih mandiri dan berdaya. [Cm24]