Cegah Bara Konflik Sejak Dini, Polsek Waigete dan Kecamatan Talibura Satukan Langkah Jelang Pilkades

Kegiatan koordinasi antara Kapolsek Waigete dan Pemerintah Kecamatan Talibura merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi, deteksi dini, dan pencegahan konflik dalam tahapan Pilkades, guna memastikan seluruh proses demokrasi desa berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Cegah Bara Konflik Sejak Dini, Polsek Waigete dan Kecamatan Talibura Satukan Langkah Jelang Pilkades
Perkuat Sinergi Jelang Pilkades, Kapolsek Waigete Tegaskan Deteksi Dini dan Cegah Konflik Sejak Awal

Tribratanewssikka.com - Maumere, 11 Februari 2026 – Menjelang tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), langkah preventif dan penguatan koordinasi menjadi prioritas utama aparat keamanan dan pemerintah wilayah. 

Hal itu terlihat dalam kegiatan koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 WITA, bertempat di Kantor Camat Talibura, Desa Talibura, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Waigete, AKP I Wayan Artawan, S.H., sebagai bagian dari upaya membangun sinergitas yang solid antara Polri dan Pemerintah Kecamatan dalam menghadapi tahapan Pilkades yang akan datang.

 

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Waigete menegaskan pentingnya komunikasi aktif dan respons cepat terhadap setiap dinamika di lapangan. 

 

Ia mengingatkan bahwa Pilkades bukan sekadar agenda demokrasi di tingkat desa, melainkan momentum yang berpotensi memunculkan gesekan sosial apabila tidak dikelola dengan baik.

 

Apabila dalam setiap tahapan terdapat hambatan atau persoalan di lapangan, agar segera dikoordinasikan. Penyelesaian yang cepat dan tepat akan mencegah persoalan berkembang menjadi konflik politik yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

 

Kapolsek juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap desa-desa yang memiliki potensi kerawanan konflik. Informasi sekecil apa pun, menurutnya, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah preventif, baik berupa pendekatan persuasif, mediasi, maupun penguatan pengamanan sesuai kebutuhan situasi.

 

Pendekatan ini menunjukkan komitmen Polsek Waigete Polres Sikka untuk mengedepankan strategi pencegahan (preventif) dibandingkan penindakan (represif), sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga sepanjang proses demokrasi desa berlangsung.

 

Sementara itu, pihak Pemerintah Kecamatan Talibura melalui staf yang hadir menyampaikan komitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian. Mereka menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah selama tahapan Pilkades.

 

Kami akan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkades, agar situasi tetap aman dan kondusif,” ungkap salah satu perwakilan pemerintah kecamatan.

 

Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, Pemerintah Kecamatan juga menyatakan kesiapan untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan, informasi yang belum terverifikasi, maupun narasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

 

Kesadaran kolektif masyarakat dinilai menjadi benteng utama dalam mencegah konflik horizontal, terlebih di tengah dinamika politik yang sering kali sarat dengan perbedaan pilihan dan kepentingan.

 

Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan dan semangat kebersamaan. Seluruh rangkaian pertemuan berjalan aman dan kondusif, serta berakhir pada pukul 11.00 WITA.

 

Dengan adanya koordinasi awal ini, diharapkan seluruh tahapan Pilkades di wilayah Kecamatan Talibura dapat berjalan secara demokratis, tertib, aman, dan bermartabat—sehingga pesta demokrasi di tingkat desa benar-benar menjadi ajang pemersatu, bukan pemicu perpecahan. [CM24