Dari Lapangan Upacara SMP Vivi Maumere, Polres Sikka Tanamkan Disiplin, Etika Bermedsos, dan Semangat Anti-Bullying
Kegiatan upacara bendera di SMP Vivi Maumere yang dipimpin oleh Kasubbag Dalpers Polres Sikka berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Polres Sikka memberikan edukasi serta himbauan kepada para pelajar tentang pentingnya disiplin, bijak menggunakan media sosial, menjauhi bullying, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 9 Maret 2026 – Upaya membangun karakter generasi muda terus dilakukan oleh jajaran Polres Sikka melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dalam kegiatan upacara bendera di SMP Vivi Maumere pada Senin pagi, 9 Maret 2026, yang dipimpin langsung oleh Kasubbag Dalpers Polres Sikka, IPDA Aloysius Rysyudi Mangge, S.Psi, sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 WITA tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh para siswa, guru, serta staf sekolah. Kehadiran anggota Polri di tengah lingkungan pendidikan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Sikka dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga perilaku yang baik di tengah perkembangan zaman.
Dalam amanatnya, IPDA Aloysius Rysyudi Mangge menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar yang hadir. Ia menekankan agar para siswa mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya media sosial, secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan di ruang digital memiliki konsekuensi yang tidak bisa diabaikan.
Ia mengingatkan bahwa jejak digital akan selalu tersimpan dan dapat menjadi pertanggungjawaban di masa depan. Oleh karena itu, para pelajar diminta untuk berpikir secara matang sebelum menyampaikan sesuatu di media sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, ia juga mengajak para pelajar untuk menjadikan disiplin sebagai pondasi utama dalam membangun masa depan. Disiplin dalam belajar, menaati aturan sekolah, serta menghargai waktu merupakan bekal penting bagi generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, para pelajar juga diingatkan agar selalu mematuhi aturan yang berlaku baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Para siswa diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dimulai dari lingkungan sekolah hingga kehidupan sehari-hari di rumah.
Dalam kesempatan tersebut, IPDA Aloysius juga mengingatkan para pelajar agar lebih waspada terhadap potensi tindak pidana pencurian. Para siswa dihimbau untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang-barang berharga seperti telepon genggam maupun perhiasan agar tidak menimbulkan peluang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.
Isu perundungan atau bullying juga menjadi perhatian dalam amanat tersebut. Ia mengajak seluruh pelajar untuk menjadikan ikrar pelajar sebagai pedoman dalam berperilaku, sehingga lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati.
Menurutnya, tindakan bullying tidak hanya merugikan korban tetapi juga dapat berdampak buruk bagi pelaku maupun lingkungan sekolah secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi para siswa untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, empati, dan solidaritas di antara sesama teman.
Lebih jauh lagi, para pelajar juga diajak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjauhi berbagai perbuatan tercela yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dengan menjaga nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat dan berintegritas.
Menutup amanatnya, IPDA Aloysius mengajak para pelajar untuk memfokuskan diri pada kegiatan belajar serta aktivitas positif lainnya. Ia menegaskan bahwa masa sekolah merupakan waktu yang sangat penting dalam membentuk karakter, mental, dan kepribadian seseorang.
“Gunakan masa muda dengan hal-hal yang bermanfaat. Fokuslah pada pendidikan, kembangkan potensi diri, dan hindari pergaulan yang dapat merusak masa depan,” pesannya di hadapan para pelajar.
Para siswa terlihat antusias mengikuti jalannya upacara dan menyimak setiap pesan yang disampaikan. Pihak sekolah pun menyambut baik kehadiran Polres Sikka dalam kegiatan tersebut karena dinilai memberikan motivasi serta pembinaan moral kepada para pelajar.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut antara lain PS Kanit Bintibmas AIPTU Gabrielis Ivoni Making, Bamin Sat Binmas BRIPKA Vera Hehanusa, serta Bamin Sat Binmas BRIPDA Emanuel Rikardo.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta berakhir pada pukul 08.00 WITA. Melalui kegiatan ini diharapkan pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan oleh para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan humanis melalui kegiatan seperti ini menjadi salah satu strategi Polres Sikka dalam membangun kesadaran hukum sejak dini, sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat. [CM24]


