Menyaring Intan di Tanah Sikka: 120 Casis Polri Melaju ke Polda NTT Usai Verifikasi Ketat

Polres Sikka secara resmi menetapkan 120 Calon Siswa Polri (1 Akpol, 116 Bintara, 3 Tamtama) lulus tahapan pemeriksaan administrasi awal T.A. 2026 melalui sidang Wanjak yang transparan dan akuntabel. Setelah verifikasi ketat bersama pihak eksternal (Dukcapil & PKO), seluruh peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan dijadwalkan bertolak ke Kupang menggunakan KM Tidar pada Selasa, 7 April 2026, guna menempuh seleksi lanjutan di Polda NTT.

Menyaring Intan di Tanah Sikka: 120 Casis Polri Melaju ke Polda NTT Usai Verifikasi Ketat
"Mengarungi Laut Menjemput Takdir: Jejak 120 Casis Sikka Menuju Panggung Seleksi Kupang"

Tribratanewssikka.com - Maumere, 6 April 2026 – Di balik dinding ruang rapat Satya Prabu Markas Kepolisian Resor (Polres) Sikka, sebuah langkah krusial bagi masa depan institusi Polri baru saja dituntaskan. 

Senin pagi (06/04/2026), atmosfir kedisiplinan dan ketelitian menyelimuti jalannya Sidang Administrasi Awal atau yang lazim disebut Wanjak (Rapat Dewan Kebijakan) bagi Penerimaan Terpadu Calon Siswa Polri T.A. 2026.

Ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan filter pertama untuk memastikan bahwa mereka yang kelak mengenakan seragam cokelat adalah putra-putri terbaik yang memiliki integritas sejak dalam dokumen.

 

Dipimpin langsung oleh Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., sidang ini menjadi panggung pembuktian prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak bekerja sendirian, Polri menggandeng instansi lintas sektoral untuk memastikan validitas setiap lembar berkas yang diajukan para pendaftar.

 

Hasilnya tajam dan tanpa kompromi. Perwakilan Dinas PKO, Eugenius Octaviandi K. Carvallo, S.IP, secara tegas menyatakan bahwa seluruh ijazah dari 120 peserta yang tersisa telah melalui uji keaslian yang sah. 

 

Senada dengan itu, Muhamad Sihabudin, S.Kom dari Dinas Dukcapil memastikan bahwa identitas kependudukan—mulai dari KTP, Kartu Keluarga, hingga Akta Kelahiran—adalah dokumen otentik yang memenuhi syarat hukum.

 

Perjalanan menuju kursi pendidikan Polri memang penuh liku. Dari total animo pendaftar sebanyak 132 orang, hanya 120 nama yang berhasil melewati lubang jarum verifikasi administrasi awal di Pabanrim Sikka. 

 

Angka ini terdiri dari:1 Calon Taruna Akpol, 116 Calon Bintara, 3 Calon Tamtama. Seluruh peserta ini dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk melanjutkan mimpi mereka ke tingkat berikutnya di Polda Nusa Tenggara Timur.

 

Dalam arahannya, Kompol Marselus Yugo Amboro tidak hanya memberikan selamat, namun juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik. Beliau menginstruksikan pendampingan melekat kepada para Casis selama berada di Kupang nanti.

 

"Ini adalah langkah awal. Kepada personel yang ditugaskan mendampingi, pastikan para calon siswa kita mendapatkan informasi yang akurat dan dukungan moril yang tepat. Mereka membawa nama baik Polres Sikka di Polda NTT," tegas Wakapolres.

 

Perjuangan para pemuda Sikka ini akan berlanjut ke ibu kota provinsi. Secara logistik, direncanakan pada Selasa (07/04/2026), sebanyak 120 "benteng masa depan" ini akan bertolak menuju Kupang menggunakan Kapal Motor (KM) Tidar.

 

Jadwal ketat sudah menanti di depan mata. Para Casis Bintara diwajibkan sudah menginjakkan kaki di Lapangan Apel Polda NTT pada Rabu, 8 April 2026. Sementara bagi Casis Tamtama, batas waktu lapor diri jatuh pada Senin, 13 April 2026.

 

Kegiatan Wanjak yang berlangsung selama hampir satu jam ini berakhir tepat pukul 09.40 WITA dengan kondisi aman dan tertib. Di bawah pengawasan ketat Seksi Propam dan Siwas, Polres Sikka kembali membuktikan bahwa regenerasi Polri dimulai dengan keterbukaan, kejujuran, dan kerja keras yang nyata. [Cm24]