Polres Sikka Polda NTT Kawal Serius Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Turun Langsung dari Penanaman hingga Masa Panen Jagung
Polres Sikka melalui peran aktif Bhabinkamtibmas menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dengan terjun langsung mendampingi masyarakat, mulai dari penanaman hingga monitoring menjelang panen. Kegiatan berjalan aman dan lancar, dengan hasil pertanian yang menjanjikan, sehingga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sikka.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 6 Januari 2026– Komitmen Polres Sikka Polda Nusa Tenggara Timur dalam mendukung dan mengawal Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas, jajaran Polres Sikka tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis masyarakat dalam sektor pertanian.

Pada Selasa, 6 Januari 2026, dua kegiatan penting Program Ketahanan Pangan berlangsung di wilayah Kabupaten Sikka, mulai dari penanaman perdana jagung hingga monitoring kesiapan panen, yang seluruhnya berjalan aman, lancar, dan penuh antusiasme masyarakat.
Bertempat di Kebun Kelompok Tani Tati Nahing, Napunglangir, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, kegiatan penanaman perdana jagung hibrida varietas HJ 71 resmi dilaksanakan pada pukul 09.00 WITA.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan yang menjadi program utama Poktan/BUMDes Tati Nahing dalam mendukung kebijakan strategis nasional Presiden Republik Indonesia di bidang ketersediaan pangan.
Penanaman dilakukan di atas lahan seluas ± 0,5 hektar dengan status lahan bersertifikat, menggunakan mesin tanam milik Kelompok Tani Tati Nahing, menandai keseriusan kelompok tani dalam mengelola pertanian secara modern dan berkelanjutan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Wolomarang, Aipda Hironimus Taji Werang, hadir langsung mendampingi kegiatan tersebut sebagai bentuk pengawalan dan dukungan Polri terhadap masyarakat binaannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:Kepala BPP Kecamatan Alok Barat, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Ketua dan anggota Kelompok Tani Tati Nahing.
Adapun benih dan pupuk disediakan oleh PPL Kecamatan Alok Barat, sebagai wujud sinergi lintas sektor antara Polri, pemerintah, dan kelompok tani.
Sementara itu, di wilayah Desa Runut/Ds. Sentuhan, Kecamatan Waigete, Bhabinkamtibmas Aipda Hendra P.A. Rejab melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung di Perkebunan Misi Patiahu, Seminari Tinggi Ledalero, Dusun Lodong, sekitar pukul 10.00 WITA.
Hasil pengecekan menunjukkan kondisi yang sangat menggembirakan. Tanaman jagung milik Kelompok Tani Karitas berada dalam keadaan sehat dan produktif, dengan rincian: ± 95 persen tongkol jagung berisi padat dan berukuran besar, ± 5 persen tongkol berukuran kecil akibat kondisi kesuburan tanah yang kurang maksimal.
Saat ini, usia tanaman jagung telah mencapai 97 hari, dengan tinggi tanaman bervariasi antara 100 hingga 120 cm. Seluruh tongkol jagung dilaporkan 100 persen telah berisi padat, dan hanya menunggu waktu panen.
Panen diperkirakan akan berlangsung pada akhir Januari hingga awal Februari 2026, dengan prediksi hasil mencapai ± 35–40 ton, sebuah capaian yang menunjukkan keberhasilan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari implementasi tugas Polri yang Presisi, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan turun langsung ke lapangan, mulai dari tahap penanaman hingga monitoring menjelang panen, Polres Sikka memastikan bahwa program strategis nasional ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari kelompok tani dan warga setempat. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan.
Polres Sikka berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung Program Ketahanan Pangan sebagai fondasi penting menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sikka. [Cm24]


