“Peningkatan Kualitas Tugas Jadi Atensi Wakapolres Sikka dalam Apel Pagi dan Jam Pimpinan”
Apel pagi Polres Sikka berlangsung aman, lancar, dan kondusif serta menjadi momentum penguatan disiplin dan profesionalisme personel. Wakapolres Sikka menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pemahaman aturan, meski pelaksanaan Operasi Patuh sementara ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 8 Juni 2026. Pelaksanaan apel pagi seluruh personel Polres Sikka pada Senin, 08 Juni 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari penguatan disiplin serta konsolidasi internal institusi.

Dalam arahannya, Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K.,menyampaikan penundaan Operasi Patuh hingga pemberitahuan lanjutan sekaligus menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme melalui pemahaman aturan dan pelaksanaan tugas yang disiplin.
Di tengah dinamika personel yang sebagian menjalankan tugas operasional, apel pagi menjadi momentum memperkuat soliditas, kesiapsiagaan, dan komitmen pelayanan Polri yang profesional, humanis, serta berintegritas
Suasana disiplin dan kesiapsiagaan mewarnai Lapangan Apel Polres Sikka pada Senin pagi, 8 Juni 2026. Di bawah langit cerah Kota Maumere, ratusan personel dari berbagai satuan fungsi dan bagian di lingkungan Polres Sikka berdiri tegap mengikuti apel pagi yang digelar sebagai bagian dari konsolidasi internal institusi kepolisian dalam memperkuat kedisiplinan, profesionalisme, serta kesiapan pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.30 WITA di Lapangan Apel Polres Sikka, Jalan Jenderal A. Yani Nomor 01, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka itu berlangsung tertib, aman, dan penuh nuansa penguatan komitmen institusional di tengah dinamika tugas kepolisian yang terus berkembang.
Apel pagi tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka KOMPOL Marselus Yugo Amboro, S.I.K., para pejabat utama (PJU), para kabag, seluruh perwira, personel dari berbagai satuan fungsi, hingga staf ASN Polres Sikka.
Kehadiran unsur pimpinan menjadi penanda penting bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan forum strategis dalam menyatukan ritme kerja, memperkuat arah kebijakan organisasi, serta memastikan seluruh personel tetap berada pada jalur disiplin dan profesionalisme.
Dalam pelaksanaan apel, IPTU Efraim Emanuel yang menjabat sebagai KBO Sat Lantas bertindak sebagai perwira pengambil apel, sementara tugas pengawasan lapangan dilaksanakan oleh IPTU I Nyoman Suwasta selaku Kasat Intelkam yang bertindak sebagai Perwira Piket Pawas. Pengamanan dan pengendalian kegiatan turut diperkuat oleh unsur Samapta di bawah kendali IPDA Yosephus Edberto Hure sebagai Perwira Samapta, serta dukungan pengawasan kedisiplinan dari personel Propam.
Momentum apel pagi kali ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi kedisiplinan personel, tetapi juga sarat dengan penekanan arah kebijakan internal yang disampaikan Wakapolres Sikka, KOMPOL Marselus Yugo Amboro. S.I.K., Dalam arahannya, Wakapolres menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh untuk sementara waktu mengalami penundaan hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pimpinan.
Meski demikian, penundaan tersebut tidak dimaknai sebagai pengurangan intensitas kerja. Sebaliknya, Wakapolres menekankan pentingnya peningkatan kualitas profesionalisme di setiap lini tugas kepolisian. Seluruh personel diminta untuk kembali membuka, membaca, dan memahami aturan-aturan yang menjadi dasar pelaksanaan tugas agar setiap tindakan kepolisian berjalan sesuai prosedur, akuntabel, serta menjunjung tinggi integritas institusi.
Pesan tersebut menjadi pengingat kuat bahwa profesionalisme aparat kepolisian tidak lahir dari kebiasaan semata, melainkan dibangun melalui pemahaman aturan yang baik, disiplin pelaksanaan tugas, serta kesadaran kolektif untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Lebih tingkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, dibuka kembali aturan dan dibaca agar dipahami,” demikian penekanan yang disampaikan Wakapolres dalam apel pagi tersebut, sebuah pesan sederhana namun memiliki makna mendalam di tengah tuntutan publik terhadap pelayanan kepolisian yang semakin presisi, humanis, dan berintegritas.
Di hadapan seluruh peserta apel, Wakapolres juga mengajak seluruh personel untuk menanamkan optimisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia berharap seluruh pengabdian yang dijalankan ke depan mampu memberikan hasil yang baik, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum.
Dari sisi kehadiran personel, apel pagi menunjukkan dinamika operasional yang cukup kompleks. Sejumlah personel tercatat tidak mengikuti apel karena melaksanakan tugas kedinasan, naik piket, lepas piket, pengamanan objek vital (PAM Obvit), cuti, hingga alasan kesehatan. Satuan Samapta misalnya, sebagian besar personelnya masih terserap dalam tugas pengamanan objek vital dan jadwal piket, sementara beberapa satuan lain menjalankan tanggung jawab operasional yang tidak memungkinkan hadir di lapangan apel.
Di tengah tingginya mobilitas tugas tersebut, Propam Polres Sikka tetap melakukan pendataan terhadap personel yang tidak hadir tanpa keterangan (TK). Ada juga yang tercatat tidak mengikuti apel dengan status TK dan menjadi bagian dari pengawasan internal sebagai bentuk penegakan disiplin organisasi.
Meski demikian, secara umum pelaksanaan apel berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Tidak terlihat adanya gangguan berarti sepanjang kegiatan berlangsung. Pada pukul 07.45 WITA, seluruh rangkaian apel pagi resmi berakhir dengan tetap mengedepankan prinsip kedisiplinan, koordinasi, dan soliditas internal antarbagian di lingkungan Polres Sikka.
Lebih dari sekadar rutinitas administratif, apel pagi di tubuh Polres Sikka menjadi refleksi bagaimana institusi kepolisian terus menjaga denyut profesionalisme dari hal-hal paling mendasar: hadir tepat waktu, memahami aturan, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan menjaga marwah institusi di tengah ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. Di balik barisan tegap para personel pagi itu, terselip pesan kuat bahwa pengabdian yang baik selalu dimulai dari disiplin yang dijaga secara konsisten [Cm24]


