Dari Kejaksaan hingga DPRD, Ratusan Personel Polres Sikka Polda NTT Kawal Ketat Aksi Damai FOKALIS

Pengamanan aksi damai FOKALIS oleh Polres Sikka berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat kesiapsiagaan ratusan personel yang mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan humanis, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan tanpa mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sikka

Dari Kejaksaan hingga DPRD, Ratusan Personel Polres Sikka Polda NTT Kawal Ketat Aksi Damai FOKALIS
Ratusan Personel Polres Sikka Polda NTT Siaga Penuh, Kawal Aksi Damai FOKALIS di Sejumlah Kantor Vital Pemerintahan

Tribratanewssikka.Com - Maumere, 9 Februari 2026 – Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Polda Nusa Tenggara Timur, menunjukkan kesiapsiagaan dan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengerahkan ratusan personel guna mengamankan aksi damai yang digelar oleh Forum Rakyat Resah dan Gelisah (FOKALIS), pada Senin, 9 Februari 2026.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut berlangsung di sejumlah titik strategis pemerintahan dan penegakan hukum di Kabupaten Sikka, antara lain Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Markas Komando Polres Sikka, Kantor Bupati Sikka, serta Kantor DPRD Kabupaten Sikka. 

Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dilaksanakan secara terukur, humanis, dan profesional demi menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Pengamanan aksi damai ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprint 95/II/PAM.3.3/2026 tanggal 8 Februari 2026. Dalam surat perintah tersebut, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan pengamanan, didampingi Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., sebagai wakil penanggung jawab, sementara Kabag Ops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta, S.E., dipercaya sebagai koordinator lapangan yang mengendalikan langsung seluruh kekuatan personel di lapangan.

Sebagai bentuk kesiapan awal, kegiatan pengamanan diawali dengan apel konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta. 

Apel tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat soliditas personel, serta memastikan setiap anggota memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing dalam mengawal jalannya aksi damai.

Dalam amanatnya, Kabag Ops menegaskan bahwa pengamanan harus dilaksanakan dengan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif, serta menghindari tindakan represif yang berlebihan. 

 

Ia menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memberikan rasa aman, perlindungan, dan pelayanan.

 

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hindari tindakan kekerasan atau over acting. Tindakan tegas hanya dilakukan apabila dalam kondisi sangat mendesak dan terpaksa untuk pembelaan diri sesuai aturan hukum,” tegas Kabag Ops dalam arahannya kepada seluruh personel.

 

Usai apel konsolidasi, seluruh personel pengamanan langsung digeser menuju lokasi-lokasi pengamanan yang telah dipetakan sebelumnya. 

 

Di lapangan, personel Polres Sikka bersinergi melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, menjaga objek vital, mengamankan jalur pergerakan massa, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna meminimalisir kemacetan dan gangguan aktivitas masyarakat umum.

 

Tidak hanya fokus pada pengamanan lokasi, Polres Sikka juga melakukan pengawalan terhadap konvoi massa aksi dari satu titik ke titik lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pergerakan massa berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan potensi gangguan kamtibmas maupun konflik dengan pengguna jalan lainnya.

 

Sepanjang jalannya aksi damai, situasi terpantau aman dan kondusif. Personel Polres Sikka tetap siaga dan responsif, namun tetap mengedepankan sikap humanis dalam setiap interaksi dengan massa aksi. 

 

Pendekatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjunjung tinggi prinsip demokrasi serta menghormati hak konstitusional warga negara.

 

Aksi damai yang digelar oleh FOKALIS tersebut merupakan bentuk ekspresi kegelisahan dan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Sikka. 

 

Melalui pengamanan yang profesional dan terukur, Polres Sikka memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan aman, tertib, dan bermartabat tanpa mengorbankan stabilitas keamanan daerah.

 

Dari berjalan hingga berakhirnya rangkaian aksi damai ini, Polres Sikka Polda NTT kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Sikka. [CM24]